PASURUAN – Langkah Pemerintah Kota Pasuruan dalam menjaga kesinambungan roda pemerintahan pasca mutasi pejabat eselon II mendapat respons po...
PASURUAN – Langkah Pemerintah Kota Pasuruan dalam menjaga kesinambungan roda pemerintahan pasca mutasi pejabat eselon II mendapat respons positif dari berbagai pihak. Penunjukan Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) dinilai sebagai keputusan tepat untuk memastikan pelayanan publik dan administrasi pemerintahan tetap berjalan optimal.
Keputusan Wali Kota Pasuruan dalam mengisi kekosongan jabatan strategis ini dipandang sebagai bentuk komitmen nyata dalam menciptakan kepemimpinan yang responsif. Dengan adanya Plh Sekda, diharapkan program-program prioritas pemerintah daerah tidak terhambat dan koordinasi antar organisasi perangkat daerah (OPD) tetap terjaga dengan baik.
" Selamat dan sukses, penunjukan ini merupakan langkah taktis yang krusial. Posisi Sekda adalah sentral dalam birokrasi, sehingga pengisian posisi ini—meskipun bersifat sementara—sangat penting untuk menjaga ritme kerja pemerintah kota," ungkap perwakilan tokoh masyarakat yang memantau dinamika pemerintahan di Kota Pasuruan.
Sebagaimana diketahui, perombakan birokrasi yang dilakukan baru-baru ini bertujuan untuk melakukan penyegaran organisasi dan meningkatkan performa pelayanan kepada masyarakat. Penunjukan Plh Sekda ini menjadi jembatan penting sebelum nantinya diputuskan pejabat definitif melalui mekanisme yang berlaku.
Masyarakat menaruh harapan besar agar momentum kepemimpinan baru ini membawa perubahan positif, transparansi yang lebih baik, serta percepatan pembangunan di berbagai sektor di Kota Pasuruan. Kehadiran Plh Sekda diharapkan mampu menjadi katalisator bagi para ASN untuk terus meningkatkan integritas dan profesionalisme kerja. (Red)

