PASURUAN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman terus bergerak cepat dalam menangani dampak bencana ...
PASURUAN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman terus bergerak cepat dalam menangani dampak bencana alam yang menimpa warganya. Langkah nyata ini diwujudkan melalui program Rehabilitasi Rumah bagi Korban Bencana Alam, khususnya bagi warga yang huniannya rusak berat akibat diterjang angin kencang dan hujan deras.
Program ini menjadi angin segar bagi para korban bencana yang kondisi rumahnya sempat membahayakan keselamatan penghuni. Salah satu titik sasaran rehabilitasi dilakukan di wilayah timur, yakni kediaman Anton Dwi Yatno di Kelurahan Gondangwetan, Kecamatan Gondangwetan. Sementara di wilayah barat, bantuan serupa juga menyasar rumah Ibu Seneti di Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah untuk memastikan masyarakat terdampak bencana segera mendapatkan hunian yang layak.
“Tujuan utama kami adalah memulihkan kondisi hunian yang rusak agar kembali menjadi tempat tinggal yang layak huni, aman, dan sehat bagi pemiliknya. Kami memahami beban ekonomi yang harus ditanggung warga pascabencana sangat berat, sehingga intervensi ini diharapkan dapat meringankan beban tersebut,” jelasnya.
Selain perbaikan fisik bangunan, program rehabilitasi ini juga memiliki dimensi sosial-ekonomi yang penting. Dengan rumah yang kembali kokoh dan aman, diharapkan taraf hidup warga terdampak bisa meningkat dan mereka dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal tanpa rasa cemas akan ancaman cuaca ekstrem di masa mendatang.
Langkah preventif dan kuratif ini pun mendapat apresiasi dari warga penerima manfaat. Kehadiran pemerintah di tengah masa sulit pascabencana dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan pemukiman di Kabupaten Pasuruan. (Red)

