Kiri : Saiful Ketua LSM GMBI Pasrepan saat memberikan bantuan Kanan : screenshot video H. Eddy Paripurna saat meninjau bersama Saiful PASUR...
![]() |
| Kiri : Saiful Ketua LSM GMBI Pasrepan saat memberikan bantuan Kanan : screenshot video H. Eddy Paripurna saat meninjau bersama Saiful |
PASURUAN – Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, H. Eddy Paripurna, saat mengunjungi kediaman Muhibul Anam, seorang warga di Dusun Kemuning, Desa Gambirkuning, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.
Kunjungan ini dilakukan setelah adanya laporan mengenai kondisi memprihatinkan yang dialami Muhibul. Selain hidup di bawah garis kemiskinan, Muhibul juga mengalami gangguan penglihatan (buta) dan tinggal di sebuah rumah yang kondisinya sudah tidak layak huni.
Dalam kunjungan tersebut, H. Eddy Paripurna didampingi oleh Saiful (Sandem), Ketua LSM GMBI Pasrepan. Melihat langsung kondisi rumah yang rapuh serta keterbatasan fisik yang dialami Muhibul, hati legislator dari Dapil Pasuruan-Probolinggo ini pun tergugah. Sebagai bentuk tindakan nyata, beliau langsung memberikan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi keluarga tersebut.
Kehadiran sosok pejabat di tengah masyarakat kecil ini mendapat apresiasi tinggi dari Erik, Ketua LSM Trinusa Pasuruan, yang selama ini aktif memperjuangkan nasib Muhibul Anam agar mendapatkan perhatian pemerintah.
"Terima kasih banyak Bapak H. Eddy Paripurna, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, yang sudah berkenan turun langsung ke lokasi di Dusun Kemuning ini. Kepedulian beliau sangat berarti bagi Bapak Muhibul Anam dan keluarganya," ungkap Erik.
Erik menambahkan bahwa perjuangan untuk mendapatkan bantuan bagi warga yang membutuhkan uluran tangan seperti ini memerlukan sinergi antara aktivis dan pejabat publik. Kunjungan H. Eddy Paripurna dipandang sebagai teladan bagi pejabat lainnya untuk lebih peka terhadap kondisi warga di pelosok desa yang belum tersentuh bantuan.
Bantuan RTLH ini diharapkan dapat segera terealisasi sehingga Muhibul Anam bisa tinggal di tempat yang lebih aman dan nyaman, terlepas dari keterbatasan fisik dan ekonomi yang dihadapinya saat ini. (Red)


