PASURUAN – Upaya peningkatan kualitas sarana pendidikan di wilayah Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, terus dikebut. UPT Satuan Pendidikan...
PASURUAN – Upaya peningkatan kualitas sarana pendidikan di wilayah Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, terus dikebut. UPT Satuan Pendidikan SDN Kemiri Puspo kini tengah melaksanakan proyek Revitalisasi Sekolah Dasar Tahun 2025 dengan dukungan anggaran dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Proyek senilai Rp751.803.062 ini dilaksanakan secara swakelola oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dengan target penyelesaian selama 150 hari kalender. Dana tersebut dialokasikan secara spesifik untuk memperbaiki empat ruangan guna menunjang kegiatan belajar mengajar.
Kepala Sekolah SDN Kemiri, Amri Lukman menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas bantuan yang diberikan oleh pemerintah pusat. Menurutnya, perbaikan infrastruktur ini merupakan hal yang sangat dinantikan oleh pihak sekolah dan siswa.
"Terima kasih, Pak Presiden Prabowo dan pihak Kementerian yang telah memberikan kami bantuan revitalisasi ini. Dana ini sangat bermanfaat bagi kami. Rencananya, revitalisasi ini ditujukan untuk empat ruangan, yaitu ruang kelas 4, 5, dan 6, serta satu ruangan lagi yang akan diperuntukkan bagi ruang IT," ujar Amri Lukman, Jum'at (19/12/25).
Lukman sapaan akrabnya juga berharap agar program keberlanjutan seperti ini tidak hanya berhenti di sekolahnya saja, melainkan juga menyasar lembaga pendidikan lain yang membutuhkan perbaikan serupa.
"Mudah-mudahan program ini bisa berlanjut pada lembaga-lembaga lain, karena kami merasakan sendiri betapa besar manfaatnya bagi peningkatan kualitas fasilitas sekolah," imbuhnya.
Selama proses pengerjaan, pihak pelaksana ditekankan untuk tetap memprioritaskan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) mengingat lokasi proyek berada di lingkungan sekolah yang aktif. Revitalisasi ini diharapkan dapat segera rampung sehingga para siswa dapat segera menikmati fasilitas ruang kelas dan ruang IT yang lebih modern, aman, dan nyaman. (Red)


